Rabu, 17 Desember 2014

PROFIL SINGKAT ANUKU



Berdiri 10 Oktober 2012, band yang beranggotakan 5 orang menamakan diri dengan Anuku. Nama anuku diambil karena kata anuku itu sangat familiar, walau kenyataannya tidak sedikit orang yang menganggap kata anuku itu maknanya negatif atau kadang dianggap sesuatu yang tabu. Tetapi bagi kami, anuku itu bukan sesuatu yang tabu, karena anuku adalah kata yang memiliki banyak arti, kalau kita artikan ke dalam hal yang negatif pasti hasilnya akan negatif, namun kami mencoba membawa kata anuku itu ke dalam hal yang positif yaitu musik. “kami ga’ malu untuk mengucapkan kata Anuku, kami lebih bangga karena itu hanya sebuah kata yang sebenernya memiliki cukup banyak arti, kami lebih malu ketika kami harus menonton televisi dan disitu kami melihat banyak berita perampokan, pembunuhan, bahkan korupsi yang justru mereka bangga untuk mengekposenya ke televisi”.



Anuku teridiri dari 5 personil yaitu Noery pada drum, Awe pada vokal, Yoan pada bass, serta Oki dan Na’im pada gitar.  Genre musik anuku adalah rock’n roll, blues, tetapi mereka sering menyebutnya javanise rock’n roll, karena nada-nada atau pentatonik yang mereka ambil ialah bernada kejawa-jawaan. Sedangkan lagu-lagu dari anuku sebagian besar adalah curhatan dari keadaan sekeliling anuku yang selalu mereka saksikan secara nyata yang tidak lepas dari empat unsur. Dalam karya anuku selalu mencakup empat unsur yaitu dari segi kemanusiaan, segi percintaan, segi kritik sosial terhadap alam, dan yang terakhir adalah kritikan kepada pemerintahan yang bobrok. Ini adalah pemberontakan, tetapi pemberontakan kami lakukan dengan cara damai yaitu lewat karya kami. Band yang berasal dari kota jogjakarta ini lebih menyukai untuk ngumpul di warung kopi atau angkringan yang ada di kota jogjakarta, mereka menganggap tempat itu adalah tempat dimana kita bisa bebas berekpresi, tidak ada aturan yang terlalu ribet disitu, kita mau ngomong apa juga bebas, dan disitu kita akan lebih tahu dan merasakan sesuatu yang sangat berharga yaitu kesederhanaan. Dalam band anuku yang terpenting adalah solidaritas, one for all, all for one , itulah yang selalu mereka pegang untuk menjadikan anuku selalu solid.
Band yang pernah menjuarai festival Godean Fair tahun 2013 dan parade musik di kampus UGM tahun 2014 ini memiliki cukup banyak penggemar yang dinamakan sebagai Ankers dan sekarang tersebar hampir di seluruh Indonesia khususnya Pulau Jawa. Komunitas ankers yang sudah resmipun ada 6 kota yaitu Cirebon, Brebes, Tegal, Pati, Magelang, dan Jogja. Untuk jadwal perform atau informasi tentang anuku biasanya langsung bisa dilihat melalui online di facebook atau tweeter anuku, untuk facebooknya di Anuku Jogja, fun pages nya ANUKU, dan tweet nya di @anuku_band.
Album anuku yang pertama yang di launchingkan pada tanggal 25 Oktober 2014 lalu bertema Merdeka untuk Ngindonesia, kami menyebut ngindonesia karena Indonesia yang sekarang ini bukan sepenuhnya indonesia, namun sebagian besar telah dikuasai kapitalisme. Bulan Desember 2014 ini anuku akan menggelar konser di kota Brebes, dan di bulan Januari 2014 anuku akan memulai proses penggarapan album kedua, dalam album kedua anuku akan lebih mengangkat tema-tema kritik sosial untuk karyanya, penasaran, nantikan.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar